Menlu AS Umumkan Perang Usai, Konflik Iran Masih Membara

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Juni 2026 | 14:57 WIB
Bagikan
Menlu AS Umumkan Perang Usai, Konflik Iran Masih Membara

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio./visi.news/apakabr.

VISI.NEWS | BANDUNG - Pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Marco Rubio, yang menyebut perang melawan Iran telah berakhir memunculkan perdebatan baru di tengah masih berlanjutnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Di satu sisi, Washington menganggap tujuan utama operasi militernya telah tercapai. Namun di sisi lain, serangan yang terus terjadi menunjukkan situasi keamanan masih jauh dari kata stabil.

Dalam keterangannya di hadapan Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Rubio menegaskan bahwa Operation Epic Fury telah selesai sehingga Amerika Serikat tidak lagi menjalankan serangan berkelanjutan ke wilayah Iran. Pemerintah AS menilai keberhasilan operasi tersebut terlihat dari rusaknya kemampuan pertahanan Iran, berkurangnya peluncur rudal, menipisnya persediaan drone, hingga lumpuhnya sebagian kekuatan udara dan laut konvensional negara tersebut.

“Kami tidak lagi melakukan serangan berkelanjutan di dalam Iran untuk melemahkan militer mereka, karena Epic Fury sudah berakhir,” kata Rubio dikutip padalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, klaim kemenangan tersebut langsung mendapat tantangan dari kalangan Partai Demokrat. Mereka menilai perang belum berakhir karena ancaman terhadap kepentingan dan personel Amerika Serikat di kawasan masih berlangsung.

Kritik semakin menguat setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah negara sekutu Washington, termasuk serangan ke bandara Kuwait yang dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka.

Situasi ini menunjukkan adanya perbedaan definisi mengenai makna berakhirnya perang. Bagi pemerintah AS, keberhasilan militer dapat diukur dari tercapainya target operasi. Namun bagi para pengkritiknya, konflik belum selesai selama serangan balasan masih terjadi dan risiko keamanan tetap mengancam kawasan.

Selain persoalan militer, dinamika diplomatik juga masih berjalan. Rubio mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai program nuklir Iran masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan final.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.