Erna Sari: Pemerintah Gencar Bicara Swasembada Pangan, Tapi Anggaran Irigasi Justru Dipangkas
Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi./visi.news/ist.
“Pemerintah terus berbicara soal penanganan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat. Namun, jika program air bersih berkurang secara signifikan, bagaimana target-target tersebut bisa tercapai?” katanya.
Menghadapi kondisi fiskal yang terbatas, Erna meminta Kementerian PU melakukan penyusunan ulang rencana kerja dan anggaran secara lebih cermat dengan mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menegaskan, program-program yang mendukung prioritas pembangunan nasional seperti irigasi dan penyediaan air bersih harus menjadi fokus utama.
Sebagai gambaran, Erna menyebut target pembangunan irigasi yang semula mencakup sekitar 12 ribu hektare lahan kini hanya mampu mengakomodasi sekitar 411 hektare akibat keterbatasan anggaran.
Sementara itu, kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sebelumnya ditargetkan mencapai 3.300 liter per detik kini hanya mampu mencapai sekitar 300 liter per detik.
“Bagaimana kita mau berbicara soal pelayanan kesehatan dan penurunan stunting jika kebutuhan air bersih masyarakat tidak terpenuhi?” ujarnya.
Erna mengatakan Komisi V DPR RI akan membahas lebih lanjut Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Kementerian PU bersama para direktur jenderal pada pekan depan.
Dalam pembahasan tersebut, DPR akan memilah program-program yang dianggap paling strategis dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat serta daerah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!