Carlos Alcaraz Bantah Klaim Siap Juara US Open 2026 9 Sep 2026 Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan 9 Sep 2026 Minta Pembahasan Anggaran BMKG 2027 Ditunda, Mori Hanafi Usul Pembentukan Panja 9 Sep 2026 PSGC Resmi Launching Tim dan Jersey untuk Liga 2 2026/2027 9 Sep 2026 525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari 9 Sep 2026 Jurnalisnya Hilang di Selat Sunda, Merdeka.com Terus Berkoordinasi dengan Basarnas 9 Sep 2026 Google Siapkan Fitur Jeda dan Lanjutkan Unduhan di Play Store 9 Sep 2026 Daftar 30 Pemain Calon Pemenang Ballon d'Or 2026 9 Sep 2026 Viral Video Mesum Kepsek dengan Guru SD di Pekalongan, Terancam Dipecat 9 Sep 2026 Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah 9 Sep 2026 Carlos Alcaraz Bantah Klaim Siap Juara US Open 2026 9 Sep 2026 Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan 9 Sep 2026 Minta Pembahasan Anggaran BMKG 2027 Ditunda, Mori Hanafi Usul Pembentukan Panja 9 Sep 2026 PSGC Resmi Launching Tim dan Jersey untuk Liga 2 2026/2027 9 Sep 2026 525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari 9 Sep 2026 Jurnalisnya Hilang di Selat Sunda, Merdeka.com Terus Berkoordinasi dengan Basarnas 9 Sep 2026 Google Siapkan Fitur Jeda dan Lanjutkan Unduhan di Play Store 9 Sep 2026 Daftar 30 Pemain Calon Pemenang Ballon d'Or 2026 9 Sep 2026 Viral Video Mesum Kepsek dengan Guru SD di Pekalongan, Terancam Dipecat 9 Sep 2026 Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah 9 Sep 2026

Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan

Desi Rossilawati
PN
Rabu, 9 September 2026 | 13:52 WIB
Bagikan
Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ruby Chairani Syiffadia./visi.news/ist.

VISI.NEWS — Anggota Komisi X DPR RI, Ruby Chairani Syiffadia, menyoroti status desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kerap menjadi kendala masyarakat dalam mengakses bantuan pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar (KIP).

Ruby mengatakan status desil DTSEN tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi mahasiswa yang sebenarnya. Ia menilai masih ada mahasiswa yang secara faktual membutuhkan bantuan, tetapi terkendala karena status desil dalam data pemerintah.

“Seringkali banyak masyarakat yang terkendala status desil dalam DTSEN. Padahal ketika kami melihat kondisi real di lapangan, tidak semua yang terkendala desil berarti sudah tidak membutuhkan bantuan,” ujar Ruby melalui keterangan yang diterima, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ruby, kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah sehingga data yang tercatat dalam DTSEN perlu diperbarui secara berkala. Karena itu, status desil tidak semestinya menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan akses mahasiswa terhadap bantuan pendidikan.

Ruby meminta Kemendikti Saintek melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran data secara berkala bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah tersebut dinilai penting agar data penerima bantuan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Selain pemutakhiran data, Ruby mendorong pemerintah menyediakan mekanisme koreksi yang cepat dan mudah ketika kondisi ekonomi mahasiswa tidak sesuai dengan status desil yang tercatat. Menurutnya, proses koreksi tidak boleh berhenti pada persoalan administratif.

“Harapan kami ke depannya ini dari Kemendikti Saintek bisa melakukan sinkronisasi dan juga pemutakhiran data dengan BPS dan jangan berhenti hanya di proses administrasi, tapi juga mencari mekanisme yang cepat untuk mengoreksi ketika kondisi real mahasiswa tidak sesuai dengan data desilnya,” tegasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.