Bromo Ditutup, 107.000 Hektare Lahan Terbakar
Kementerian Kehutanan memiliki sejumlah mekanisme penanganan kebakaran hutan dan lahan, termasuk sistem peringatan dini, patroli lapangan, pemantauan titik panas, serta pengerahan personel dan peralatan ketika terjadi kebakaran.
Namun, peningkatan luas area terbakar menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi.
Dampak tidak hanya pada lingkungan
Kebakaran di kawasan Bromo tidak hanya mengancam ekosistem dan kawasan konservasi.
Penutupan taman nasional juga berdampak terhadap masyarakat yang bergantung pada aktivitas wisata.
Ketika wisatawan tidak dapat memasuki kawasan Bromo, pendapatan pengemudi jeep, pemandu wisata, pedagang, pengelola penginapan, restoran, hingga pelaku usaha kecil di sekitar kawasan ikut terdampak.
Dampak ekonomi tersebut dapat berlangsung selama penutupan kawasan masih diberlakukan.
Di sisi lain, apabila kebakaran meluas, masyarakat di sekitar kawasan juga berpotensi menghadapi dampak asap dan gangguan kualitas udara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!