Bromo Ditutup, 107.000 Hektare Lahan Terbakar

ED
PN
Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:52 WIB
Bagikan
Bromo Ditutup, 107.000 Hektare Lahan Terbakar

Medan yang sulit dijangkau membuat pemadaman tidak hanya mengandalkan personel di darat.

Dua helikopter water bombing digunakan untuk menjatuhkan air dari udara ke lokasi kebakaran. Penggunaan pesawat atau helikopter dalam penanganan kebakaran menjadi penting ketika titik api berada di lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan maupun petugas secara langsung.

Namun, efektivitas pemadaman udara tetap dipengaruhi kondisi cuaca, terutama arah dan kecepatan angin.

Petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman juga harus memastikan proses penanganan tidak membahayakan personel yang bekerja di kawasan dengan kontur ekstrem.

Risiko kebakaran masih tinggi

Lonjakan luas lahan terbakar sepanjang enam bulan pertama 2026 menjadi sinyal bahwa risiko kebakaran masih tinggi.

Kondisi lahan yang kering, minimnya curah hujan dan angin dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi sumber penyulutan.

Kondisi tersebut juga meningkatkan tantangan bagi pemerintah dalam melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran, terutama di wilayah dengan tutupan vegetasi yang mudah terbakar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.