Bromo Ditutup, 107.000 Hektare Lahan Terbakar

ED
PN
Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:52 WIB
Bagikan
Bromo Ditutup, 107.000 Hektare Lahan Terbakar

Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi wisatawan sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam melakukan penanganan kebakaran.

Kawasan Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, penutupan kawasan juga berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

Pelaku usaha wisata, pemandu, pengemudi kendaraan wisata, pedagang, hingga penyedia jasa akomodasi di sekitar kawasan Bromo ikut merasakan dampak dari berkurangnya aktivitas wisata selama penutupan.

107.000 hektare terbakar dalam enam bulan

Kebakaran di Bromo menjadi perhatian lebih besar karena terjadi ketika Indonesia tengah menghadapi musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Data Kementerian Kehutanan menunjukkan lebih dari 107.000 hektare lahan di Indonesia terbakar sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Angka tersebut bahkan telah melampaui luas lahan yang terbakar sepanjang 2023.

Kondisi ini menjadi perhatian karena periode puncak musim kemarau masih berlangsung. Artinya, potensi kebakaran hutan dan lahan masih dapat meningkat apabila kondisi kering dan minim hujan terus bertahan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.