VISI | Pesan
Inilah yang sering terlupakan dalam pembicaraan tentang Indonesia Emas. Kita terlalu sering berbicara tentang tahun 2045. Padahal Indonesia Emas tidak akan tiba-tiba muncul pada 1 Januari 2045. Ia sedang dibuat hari ini. Di ruang kelas. Di meja belajar. Di perpustakaan. Di laboratorium. Di lapangan olahraga. Di rumah. Di lingkungan masyarakat.
Indonesia 2045 sedang dikerjakan oleh anak-anak yang hari ini kita didik. Karena itu, kualitas pendidikan hari ini menentukan kualitas bangsa esok hari. Bappenas bahkan menegaskan bahwa transformasi pendidikan merupakan salah satu game changer menuju Indonesia Emas 2045, dengan dorongan antara lain pada wajib belajar, kualitas pendidikan tinggi, STEM, dan pengelolaan guru.
Maka jangan pernah menganggap kecil pekerjaan seorang guru. Guru mungkin tidak sedang membangun gedung pencakar langit. Tetapi guru sedang membangun manusia yang suatu hari akan merancang gedung itu. Guru mungkin tidak sedang membuat kebijakan negara. Tetapi guru sedang mendidik manusia yang kelak membuat kebijakan. Guru mungkin tidak sedang memimpin perusahaan. Tetapi guru sedang membentuk manusia yang kelak memimpin perusahaan. Dan mungkin, seorang anak yang hari ini duduk diam di bangku paling belakang, suatu hari menjadi orang yang menentukan arah negeri ini.
Karena itu, penulis memberikan satu pesan kepada peserta didik. Jangan menyerah hanya karena kalian melihat keadaan hari ini. Kalian boleh kecewa. Kalian boleh bertanya. Kalian boleh mengkritik. Kalian bahkan wajib memiliki keberanian untuk mengatakan sesuatu yang tidak benar sebagai sesuatu yang tidak benar. Tetapi lakukan dengan ilmu. Dengan data. Dengan adab. Dengan tanggung jawab. Jangan menjadi generasi yang hanya pandai mengeluh. Jadilah generasi yang mampu mencari jalan keluar. Jangan hanya bertanya, "Mengapa negeri ini begini?" Tetapi suatu saat bertanyalah, "Apa yang dapat saya lakukan agar negeri ini menjadi lebih baik?" Pertanyaan kedua jauh lebih penting.
Kepada anak-anak yang sedang bermimpi, jangan malu memiliki cita-cita besar. Bermimpilah menjadi ilmuwan. Bermimpilah menjadi dokter. Bermimpilah menjadi guru. Bermimpilah menjadi pengusaha. Bermimpilah menjadi pemimpin. Bermimpilah menjadi apa pun yang membuat kalian mampu memberi manfaat. Jangan biarkan keadaan hari ini menentukan batas masa depan kalian. Sebab keadaan dapat berubah. Teknologi berubah. Ekonomi berubah. Pemimpin berganti. Kebijakan berganti. Zaman berganti. Tetapi manusia yang memiliki ilmu, keterampilan, karakter, dan ketekunan akan selalu memiliki kesempatan untuk berdiri kembali.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!