Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026 Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026

VISI | Mengurus Pendidik Kok Coba-Coba

Desi Rossilawati
Senin, 1 Juni 2026 | 08:48 WIB
Bagikan
VISI | Mengurus Pendidik Kok Coba-Coba

Persoalan berikutnya adalah budaya yang tampaknya belum pernah benar-benar hilang dari negeri ini: ABS atau Asal Bapak Senang. Budaya ini sangat berbahaya karena membunuh profesionalisme. Yang dicari bukan lagi kemampuan. Bukan lagi kompetensi. Bukan lagi integritas. Tetapi loyalitas tanpa batas. Akibatnya, jabatan strategis sering kali tidak diisi oleh orang yang paling siap, melainkan oleh orang yang paling dekat. Dan ketika posisi penting diisi oleh orang yang tidak tepat, maka keputusan yang lahir pun sulit tepat. Dalam dunia pendidikan, kesalahan seperti ini sangat mahal harganya. Karena yang dipertaruhkan bukan sekadar program, melainkan masa depan jutaan anak.

Kita sering mendengar slogan besar tentang Generasi Emas 2045. Sebuah cita-cita yang tentu patut diapresiasi. Namun pertanyaannya: Apakah kita sedang bergerak ke arah sana? Ataukah justru sebaliknya? Bagaimana mungkin berbicara tentang generasi emas jika: literasi masih rendah, numerasi masih memprihatinkan, budaya membaca belum tumbuh, kreativitas anak muda tidak mendapat ruang, dan kritik dianggap ancaman?

Generasi emas tidak lahir dari slogan. Generasi emas lahir dari sistem pendidikan yang sehat, pemimpin yang visioner, dan budaya yang menghargai ilmu pengetahuan. Jika yang terjadi justru sebaliknya, jangan-jangan yang sedang kita siapkan bukan generasi emas, melainkan generasi cemas. Cemas menghadapi masa depan. Cemas mengemukakan pendapat. Cemas menjadi berbeda.

Di lapangan, banyak sekolah sebenarnya memiliki potensi besar. Guru-guru kreatif masih ada. Kepala sekolah visioner masih ada. Siswa-siswa cerdas masih banyak. Namun mereka sering kali bergerak dalam ruang yang sempit. Segala sesuatu harus menunggu. Menunggu petunjuk. Menunggu arahan. Menunggu keputusan. Akibatnya, inovasi berjalan lambat. Padahal dunia tidak menunggu. Teknologi terus berkembang. Persaingan global semakin ketat. Negara lain terus berlari. Sementara kita masih sibuk memperdebatkan hal-hal yang seharusnya sudah selesai sejak lama.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.