VISI | Kopontren dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
2. Akses Permodalan: Modal menjadi kendala utama bagi Kopontren yang ingin mengembangkan usaha
3. Manajemen Tradisional: Masih banyak Kopontren yang dikelola secara tradisional tanpa sistem administrasi yang baik
4. Persaingan Pasar: Menghadapi persaingan dengan pelaku usaha lain yang lebih established
5. Infrastruktur: Terutama bagi pesantren di daerah terpencil yang minim akses infrastruktur
Strategi Pengembangan:
1. Peningkatan Kapasitas SDM Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen untuk terus mendampingi pesantren dalam:
- Pelatihan manajemen koperasi modern.
- Pendampingan tata kelola dan administrasi.
- Transfer knowledge dari Kopontren yang sudah berhasil.
- Program sertifikasi kompetensi pengelola koperasi.
2. Penguatan Akses Pembiayaan Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) memberikan dukungan pembiayaan syariah kepada Kopontren yang memenuhi syarat. Selain itu, sinergi dengan perbankan syariah seperti yang difasilitasi BAZNAS dan Rumah Zakat juga terus dikembangkan.
3. Digitalisasi dan Modernisasi Kopontren didorong untuk:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!