VISI | Kopontren dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
Profil: Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) di Paciran, Lamongan, adalah satu-satunya pesantren peninggalan Walisongo yang masih aktif hingga kini. Di bawah kepemimpinan KH Abdul Ghofur, pesantren ini mengembangkan berbagai unit usaha untuk menghidupi pesantren dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Unit Usaha:
1. UD Samudra Sunan Drajat: Memproduksi garam dapur dengan kapasitas produksi mencapai 50 ton per hari.
2. CV Aidrat: Memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) dari sumur peninggalan Sunan Drajat.
3. PT SDL: Bergerak di bidang produksi pupuk dan persewaan alat berat.
4. Koperasi Syariah: Memiliki 11 cabang dengan total aset Rp 50 miliar.
5. Distribution Center: Pusat distribusi yang melayani toserba-toserba dan Kopdes/Kel Merah Putih.
Model Kemandirian: Kopontren Sunan Drajat menerapkan prinsip "berani melarat untuk pondok", yakni kiai dan pesantren harus berusaha menghidupi diri sendiri, bukan mencari penghidupan dari pondok. Hasilnya, dari 14.000 santri yang kini menuntut ilmu di PPSD:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!