VISI | Kopontren dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
Inkopontren sebagai induk organisasi terus mendorong konsolidasi antar Kopontren untuk membangun supply chain yang kuat, berbagi best practices, dan saling mendukung dalam pengembangan bisnis. Beberapa Kopontren besar bahkan sudah menjadi distributor bagi Kopontren-kopontren kecil di wilayahnya.
Contoh Kopontren yang Telah Maju di Indonesia
1. Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Ciwidey, Bandung
Profil: Kopontren Al-Ittifaq adalah salah satu Kopontren paling sukses di Indonesia yang bergerak di bidang agrikultur berbasis pesantren. Dipimpin oleh CEO Setia Irawan, Kopontren ini telah menjadi role model bagi Kopontren lainnya.
- Membangun ekosistem pertanian modern dengan sistem warehouse dan greenhouse yang canggih.
- Berhasil mengonsolidasikan koperasi-koperasi lain di sekitar Bandung dan luar Jawa Barat, khususnya di sektor hortikultura dan buah-buahan.
- Produk hasil panen Al-Ittifaq menembus pasar modern dan menjadi salah satu pemasok bahan pangan untuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Memiliki omset yang terus meningkat dengan margin keuntungan yang sehat.
Program Pemberdayaan:
- Membeli hasil panen dari petani lokal dengan harga yang adil.
- Memberikan pelatihan budidaya pertanian modern kepada petani mitra.
- Melibatkan santri dalam proses produksi dan distribusi untuk pembelajaran kewirausahaan.
- Menjalin kemitraan dengan BUMN dan perusahaan ritel modern.
Pengakuan: Pada tahun 2025, Kopontren Al-Ittifaq ditunjuk oleh Kementerian Koperasi dan UKM sebagai salah satu dari tiga lokasi magang bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa Al-Ittifaq berhasil mengangkat standar hidup para santri dan masyarakat sekitar, sehingga layak menjadi role model.
2. Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!