VISI | Ambisi

Desi Rossilawati
Kamis, 5 Maret 2026 | 10:00 WIB
Bagikan
VISI | Ambisi

Padahal estafet kepemimpinan adalah hukum alam. Yang muda suatu saat akan menggantikan yang tua. Yang tua, pada waktunya, harus bersedia melepas. Melepas bukan berarti kalah. Melepas adalah tanda kedewasaan.

Dalam budaya kita, ada satu kata indah: logowo. Menerima dengan lapang dada. Ikhlas melepas ketika saatnya tiba. Tidak memaksakan diri ketika tenaga mulai terbatas. Logowo bukan kelemahan. Ia adalah puncak kebijaksanaan. Seorang pemimpin sejati tidak diukur dari berapa lama ia berkuasa, tetapi dari bagaimana ia menyiapkan penerus. Ia sadar bahwa masa depan bangsa tidak boleh bergantung pada satu nama atau satu generasi saja. Ambisi yang mulia adalah ambisi membangun sistem yang kuat, bukan mempertahankan kursi selama mungkin.

Pendidikan dan Kesadaran Estafet

Sebagai guru dan praktisi pendidikan, penulis percaya bahwa kepemimpinan bukan hanya soal politik, tetapi soal karakter. Di ruang kelas, kita mengajarkan pentingnya kolaborasi, regenerasi, dan kerja tim. Mengapa nilai itu tidak diterapkan dalam kepemimpinan nasional?

Setiap generasi memiliki tantangannya sendiri. Generasi tua membawa pengalaman dan kebijaksanaan. Generasi muda membawa energi dan inovasi. Keduanya harus berjalan bersama dalam masa transisi yang sehat. Namun jika generasi tua enggan memberi ruang, maka potensi generasi muda akan terhambat. Frustrasi tumbuh. Kepercayaan memudar. Dan negeri kehilangan momentum.

Ada satu pertanyaan mendasar yang sering terlupakan dalam pusaran kekuasaan: apa yang sedang kita kumpulkan? Harta? Pengaruh? Atau kebaikan?

Secara alamiah, setiap manusia menuju akhir kehidupannya. Kekuasaan tidak akan dibawa. Jabatan tidak akan ikut. Yang tersisa hanyalah jejak apakah ia membawa manfaat atau justru meninggalkan luka. Bagi generasi tua, ini adalah momen refleksi. Ambisi boleh ada, tetapi harus diukur dengan kekuatan dan kesadaran. Jangan sampai ambisi justru mengikis makna hidup. Sementara generasi muda masih memiliki perjalanan panjang. Mereka memerlukan ruang untuk belajar memimpin, membuat kesalahan, memperbaiki diri, dan tumbuh.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.