VISI | Ambisi
Mari kita merenung. Mengingatkan bahwa kekuasaan adalah alat, bukan tujuan. Bahwa ambisi harus selalu dibersihkan dengan niat yang lurus. Negeri ini membutuhkan penyegaran. Bukan sekadar perubahan wajah, tetapi perubahan cara berpikir. Pemimpin yang memberi ruang regenerasi menunjukkan keberanian moral. Ia percaya bahwa bangsa ini lebih besar dari dirinya.
Ambisi yang sehat adalah ambisi yang tahu kapan harus maju dan kapan harus mundur. Ambisi yang mulia adalah ambisi yang tidak takut berbagi panggung. Sudah saatnya generasi tua memberikan estafet dengan ikhlas. Bukan karena terpaksa, tetapi karena sadar bahwa keberlanjutan bangsa lebih penting daripada gengsi pribadi.
Kepemimpinan adalah perjalanan, bukan kepemilikan. Ia harus berpindah tangan agar tetap segar. Agar tetap relevan. Agar tetap hidup. Jika hari ini dunia terasa tidak baik-baik saja, mungkin salah satu jawabannya adalah keberanian untuk memperbarui kepemimpinan. Memberi ruang bagi yang muda, tanpa mengabaikan kebijaksanaan yang tua.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mengelola ambisinya bukan untuk mempertahankan kekuasaan, tetapi untuk memastikan masa depan yang lebih adil, lebih segar, dan lebih bermartabat.*
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!