VISI | Amanah Jabatan

ED
PN
Jumat, 4 September 2026 | 11:31 WIB
Bagikan
VISI | Amanah Jabatan

Jebakan terbesar dalam sebuah jabatan bukan kehilangan posisi. Jebakan terbesar adalah ketika seseorang terlalu mencintai posisinya hingga lupa bahwa posisi tersebut hanya sementara.

Jabatan dapat membuat seseorang dikenal. Jabatan dapat membuat seseorang dihormati. Jabatan dapat memberikan fasilitas dan kekuasaan. Tetapi semua itu akan berakhir ketika masa jabatan selesai.

Yang tersisa kemudian adalah rekam jejak.

Orang mungkin lupa siapa yang pernah duduk di sebuah kursi jabatan. Orang mungkin lupa berapa lama seseorang menjabat. Bahkan fasilitas yang pernah dinikmati pun tidak akan menjadi bagian dari kehidupan selamanya.

Namun, kontribusi positif akan lebih lama tinggal dalam ingatan.

Orang akan mengenang pemimpin yang pernah membantu mereka tumbuh. Mereka akan mengingat atasan yang pernah membela ketika berada dalam kesulitan. Mereka akan mengingat pemimpin yang mau mendengar ketika yang lain memilih mengabaikan. Mereka juga akan mengingat seseorang yang menggunakan kekuasaannya untuk memberikan manfaat, bukan sekadar menikmati keistimewaan.

Karena itu, bagi siapa pun yang mendapatkan jabatan, barangkali ada satu pertanyaan sederhana yang perlu terus dibawa dalam setiap langkah: setelah jabatan ini selesai, apa yang akan saya tinggalkan?

Bukan berapa banyak fasilitas yang pernah dinikmati. Bukan berapa banyak orang yang pernah tunduk pada perintah. Bukan pula seberapa tinggi posisi yang pernah diduduki.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.