Tak Diatur KUHAP, Pamer Tersangka Jadi Wilayah Kebijakan Penegak Hukum

ED
Rabu, 14 Januari 2026 | 08:08 WIB
Bagikan
Tak Diatur KUHAP, Pamer Tersangka Jadi Wilayah Kebijakan Penegak Hukum

“Orang itu kan baru tersangka, belum terpidana,” katanya.

Untuk menjembatani dua kepentingan tersebut, Zaenur menyebut sejumlah opsi yang bisa ditempuh. Salah satunya, tersangka tetap dihadirkan namun tidak menghadap kamera.

“Salah satu caranya adalah ketika misalnya tersangka cukup menghadap ke belakang, jangan menghadap ke depan karena itu dianggap merendahkan martabat kemanusiaan,” ujarnya.

Alternatif lain, menurut Zaenur, adalah dengan membuka identitas tersangka melalui jabatan atau posisinya tanpa menampilkan wajah secara langsung.

“Yang perlu dilakukan kemudian adalah bagaimana untuk membuat itu tetap transparan,” kata dia.

Ia juga menekankan bahwa transparansi berperan penting untuk mencegah potensi pelanggaran HAM selama proses penahanan.

“Kalau tidak ada informasi awal tentang kondisi tersangka saat ditahan, publik akan sulit mengawasi,” ucapnya.

Lebih jauh, Zaenur mendorong adanya standar yang seragam di antara seluruh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan perbedaan perlakuan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.