Komdigi Resmikan GSIH BSD, Ericsson Dorong Inovasi 5G

ED
PN
Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:49 WIB
Bagikan
Komdigi Resmikan GSIH BSD, Ericsson Dorong Inovasi 5G

VISI.NEWS — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Ericsson memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui 5G Innovation Center (5GIC) yang menjadi bagian dari Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di BSD City.

Peresmian GSIH BSD City berlangsung pada Rabu (26/8/2026) dan dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 500 peserta yang berasal dari unsur pemerintah, industri, akademisi, startup, investor, hingga komunitas digital.

Dalam agenda tersebut, President Director Ericsson Indonesia Nora Wahby menandatangani letter of intent (LoI) bersama Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Sonny Hendra Sudaryana serta sejumlah mitra ekosistem digital lainnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pengembangan inovasi dan solusi digital yang dapat diterapkan di Indonesia. Salah satu fokusnya adalah pemanfaatan teknologi 5G, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi Industry 4.0.

Selain berlangsung secara langsung di BSD City, kegiatan peresmian juga menghubungkan 10 kota mitra GSIH secara hybrid. Model tersebut mencerminkan upaya pemerintah untuk memperluas akses terhadap ekosistem inovasi dan talenta digital, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan tertentu.

Meutya Hafid mengatakan, GSIH diharapkan menjadi ruang kerja bersama yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem digital nasional. Menurut dia, keberhasilan pusat inovasi tersebut tidak semestinya hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan.

“Keberhasilan GSIH tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau kolaborasi, tetapi dari output yang dihasilkan dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar Meutya.

Ia menuturkan, keberadaan GSIH di BSD dan 10 kota mitra diharapkan dapat mendorong pertumbuhan inovasi dan talenta digital di berbagai daerah. Dengan demikian, konektivitas digital tidak berhenti sebagai infrastruktur, tetapi dapat diterjemahkan menjadi aktivitas produktif dan pertumbuhan ekonomi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.