Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja
Sementara itu, 69 persen merasa percaya diri bekerja secara mandiri dan mengambil keputusan tanpa banyak arahan. Di tingkat Asia Pasifik, angkanya mencapai 59 persen.
Meski memiliki tingkat kepercayaan diri yang relatif tinggi, masih terdapat tantangan ketika anak muda Indonesia menghadapi lingkungan kerja yang tidak terstruktur.
Hanya 43 persen responden Indonesia yang merasa nyaman bekerja tanpa rutinitas tetap. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata Asia Pasifik yang mencapai 56 persen.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan beradaptasi dan berinisiatif yang dimiliki generasi muda perlu terus diperkuat melalui pengalaman menghadapi situasi nyata yang tidak selalu memiliki pola atau prosedur tetap.
Di sisi lain, pola pikir kewirausahaan dinilai memiliki manfaat luas, bahkan bagi mereka yang nantinya tidak memilih menjadi pengusaha.
Sebanyak 95 persen responden Indonesia setuju bahwa pola pikir kewirausahaan dapat membantu seseorang meraih kesuksesan dalam pekerjaan apa pun. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata Asia Pasifik sebesar 85 persen.
Anak muda Indonesia juga masih menaruh kepercayaan besar terhadap pendidikan formal. Mereka memperkirakan pendidikan formal akan memberikan sekitar 81 persen bekal yang dibutuhkan untuk sukses dalam karier di masa depan.
Angka itu lebih tinggi dibandingkan rata-rata Asia Pasifik yang mencapai 69 persen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!