Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja
"Anak muda Indonesia memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Mereka tidak hanya ingin mempelajari teori, tetapi juga ingin mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kemampuan mereka dalam lingkungan bisnis yang nyata," ujar Garrick.
Menurut dia, perkembangan teknologi seperti AI dan semakin luasnya perdagangan lintas negara membuat kebutuhan terhadap keterampilan praktis semakin penting.
Karena itu, pendidikan formal dinilai perlu dilengkapi pengalaman yang memungkinkan pelajar memahami kondisi dunia kerja secara langsung.
"Melalui kemitraan kami dengan Junior Achievement, FedEx bangga dapat membantu generasi muda Indonesia mendapatkan pengalaman langsung di dunia bisnis. Kami berkomitmen untuk mempersiapkan generasi berikutnya agar dapat sukses dalam perekonomian global," kata Garrick.
Hasil survei juga menunjukkan tingkat kepercayaan diri anak muda Indonesia dalam sejumlah keterampilan praktis berada di atas rata-rata Asia Pasifik.
Sebanyak 78 persen responden Indonesia merasa percaya diri dalam menghasilkan ide atau solusi baru, dibandingkan 61 persen di Asia Pasifik.
Kemudian, 72 persen mengaku percaya diri mengambil inisiatif untuk melakukan sesuatu yang baru tanpa harus diminta atau diarahkan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata kawasan yang mencapai 60 persen.
Sebanyak 73 persen responden Indonesia juga merasa percaya diri dapat beradaptasi dengan cepat ketika terjadi perubahan rencana, dibandingkan 62 persen di Asia Pasifik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!