Sidak SPPG Kencong, Pengelolaan Limbah Jadi Sorotan
VISI.NEWS | JEMBER – Satgas Tim 12 bersama Muspika Kecamatan Kencong, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Senin (8/6/2026).
Kegiatan supervisi ini merupakan tindak lanjut dari monitoring sebelumnya guna memastikan seluruh rekomendasi perbaikan telah dijalankan oleh pengelola SPPG dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada para penerima manfaat berjalan sesuai standar keamanan pangan, higiene sanitasi, kesehatan lingkungan, serta pengelolaan limbah yang baik. Tim meninjau langsung kondisi dapur, kebersihan lingkungan, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga kelengkapan dokumen administrasi dan perizinan.
Dalam pemeriksaan lapangan, tim masih menemukan sejumlah catatan yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait pengelolaan limbah dan sistem IPAL pada salah satu SPPG di wilayah Kencong. Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan dan keluhan dari masyarakat sekitar.
Camat Kencong, Ronny Arvianto, menegaskan bahwa supervisi dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh SPPG mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Supervisi ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa setiap temuan yang pernah disampaikan benar-benar ditindaklanjuti oleh pengelola SPPG. Tujuan utama kami adalah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat MBG berjalan maksimal, aman, dan sesuai standar kebersihan yang berlaku,” ujarnya.
Ronny menjelaskan bahwa aspek kebersihan lingkungan dan pengelolaan limbah menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi SPPG.
“Pada sidak kali ini masih ditemukan persoalan pengelolaan limbah yang menimbulkan bau kurang sedap. Temuan ini akan kami laporkan kepada Satgas MBG Kabupaten untuk dievaluasi lebih lanjut. Harapannya ada langkah perbaikan yang cepat sehingga kondisi lingkungan sekitar tetap terjaga,” katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!