Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka 27 Jul 2026 SOSOK | Destry Damayanti, Ekonom Senior yang Kini Memimpin Bank Indonesia 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka 27 Jul 2026 SOSOK | Destry Damayanti, Ekonom Senior yang Kini Memimpin Bank Indonesia 27 Jul 2026

200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng

ED
PN
Senin, 27 Juli 2026 | 13:42 WIB
Bagikan
200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng

VISI.NEWS — Aparat gabungan TNI dan Polri masih memperketat pengamanan di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pascainsiden bentrokan antarkelompok warga yang menewaskan satu orang pada Minggu (26/7/2026). Sebanyak 200 personel gabungan disiagakan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Menteng hingga Jalan Matraman Raya. Personel gabungan berasal dari TNI, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Menteng yang sejak Minggu telah bergantian melakukan penjagaan.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan hingga Senin (27/7/2026) pagi belum ada rencana penarikan personel dari lokasi. Menurutnya, aparat masih akan terus berjaga sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.

"Untuk jumlah pengamanan di objek sekitar Menteng, sesuai keterangan semalam sekitar 200 personel gabungan dari TNI, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng," ujar Erlyn.

Ia menjelaskan, langkah pengamanan diperketat sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi aksi balasan dari pihak-pihak yang terkait dengan korban bentrokan. Kepolisian menilai situasi masih memerlukan pengawasan intensif untuk mencegah munculnya konflik baru.

"Sementara ini personel masih akan terus disiagakan," kata Erlyn.

Pantauan di lapangan menunjukkan aparat menempatkan personel di sepanjang Jalan Tambak hingga Jalan Matraman Raya. Sedikitnya delapan kendaraan operasional kepolisian, mulai dari bus, truk pengangkut personel, hingga kendaraan taktis, diparkir di beberapa titik sebagai bagian dari pengamanan.

Selain itu, puluhan personel Korps Brimob tampak berjaga dengan mengenakan perlengkapan lengkap, seperti helm, rompi pelindung, dan perlengkapan pengendalian massa. Aparat juga menyiagakan dua unit ambulans serta satu unit mobil water cannon milik TNI Angkatan Darat di sekitar Masjid Jami' Matraman.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.