Sering Makan Mi Instan? Ini Batas Aman Konsumsinya
4. Mengganggu fungsi ginjal
Sodium yang tinggi dalam mi instan meningkatkan beban kerja ginjal, yang dalam jangka panjang dapat merusak fungsi ginjal.
Hal ini memperbesar risiko penyakit ginjal kronis, terutama bagi individu dengan riwayat hipertensi.
5. Ketergantungan dan pola makan tidak sehat
Kombinasi rasa gurih dan kandungan MSG dapat menyebabkan seseorang mengalami ketergantungan pada mi instan.
Pola makan ini pada akhirnya dapat mengurangi asupan makanan bergizi lain, yang penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Apa Kata Riset tentang Dampak Mi Instan bagi Kesehatan?
Menurut studi berjudul Instant noodle consumption is associated with cardiometabolic risk factors among college students in Seoul yang dipublikasikan oleh The Korean Nutrition Society and the Korean Society of Community Nutrition (2017), konsumsi mi instan lebih sering dikaitkan dengan peningkatan kadar trigliserida plasma, tekanan darah diastolik, dan kadar glukosa darah puasa.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!