Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026

Sering Makan Mi Instan? Ini Batas Aman Konsumsinya

Desi Rossilawati
Kamis, 5 Februari 2026 | 15:08 WIB
Bagikan
Sering Makan Mi Instan? Ini Batas Aman Konsumsinya

4. Mengganggu fungsi ginjal

Sodium yang tinggi dalam mi instan meningkatkan beban kerja ginjal, yang dalam jangka panjang dapat merusak fungsi ginjal.

Hal ini memperbesar risiko penyakit ginjal kronis, terutama bagi individu dengan riwayat hipertensi.

5. Ketergantungan dan pola makan tidak sehat

Kombinasi rasa gurih dan kandungan MSG dapat menyebabkan seseorang mengalami ketergantungan pada mi instan.

Pola makan ini pada akhirnya dapat mengurangi asupan makanan bergizi lain, yang penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Apa Kata Riset tentang Dampak Mi Instan bagi Kesehatan?

Menurut studi berjudul Instant noodle consumption is associated with cardiometabolic risk factors among college students in Seoul yang dipublikasikan oleh The Korean Nutrition Society and the Korean Society of Community Nutrition (2017), konsumsi mi instan lebih sering dikaitkan dengan peningkatan kadar trigliserida plasma, tekanan darah diastolik, dan kadar glukosa darah puasa.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.