Sebar Teknologi ke 34 Provinsi, AgResults Guyur Rp23 Miliar untuk Pelaku Usaha Akuakultur
Foto bersama setelah acara penutupan proyek yang digelar WWF-Indonesia selaku pengelola AgResults di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (11/6/2026). /visi.news/ist
"Program AgResults memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kami, karena inovasi tidak berhenti pada teknologi. Inovasi juga berarti bagaimana kita membangun kepercayaan, menghadirkan pendampingan yang konsisten, dan menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Sarah, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus mendukung lebih banyak pembudidaya dan menciptakan dampak berkelanjutan bagi sektor akuakultur Indonesia.
Perwakilan Sekretariat AgResults, Parasto Hamidi, mengungkapkan bahwa para pemenang telah memanfaatkan kembali dana hadiah yang diterima untuk memperkuat usaha mereka.
"Para peserta yang memenangkan penghargaan telah menginvestasikan kembali dana hadiah yang mereka terima untuk berbagai kebutuhan, seperti pendidikan, pengadaan peralatan, promosi melalui media sosial, pengembangan sumber daya manusia, layanan pendampingan bagi pembudidaya, serta pengembangan teknologi berbasis Internet of Things (IoT)," katanya.
Langkah tersebut dinilai mampu memperluas jaringan distribusi sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha akuakultur.
Keberhasilan AgResults menjangkau pembudidaya di 34 provinsi menjadi sinyal positif bagi masa depan perikanan budi daya nasional. Dengan dukungan pemerintah, sektor swasta, lembaga internasional, dan para pembudidaya, perkembangan akuakultur Indonesia diyakini akan terus tumbuh menjadi lebih produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi generasi mendatang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!