Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026 Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung 29 Jul 2026 Mariano Peralta Terkesan Sambutan Hangat Bobotoh 29 Jul 2026 Balai Bahasa Jawa Barat akan Luncurkan Si-APIK 29 Jul 2026 Sikapi Maraknya Kasus Kekerasan, Rieke Diah: Tidak Bisa Dibiarkan, Negara Harus Hadir 29 Jul 2026 Netty Aher: Wafatnya Dokter Internship Sebagai Pengingat Pentingnya Perlindungan Nakes 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026 Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung 29 Jul 2026 Mariano Peralta Terkesan Sambutan Hangat Bobotoh 29 Jul 2026 Balai Bahasa Jawa Barat akan Luncurkan Si-APIK 29 Jul 2026 Sikapi Maraknya Kasus Kekerasan, Rieke Diah: Tidak Bisa Dibiarkan, Negara Harus Hadir 29 Jul 2026 Netty Aher: Wafatnya Dokter Internship Sebagai Pengingat Pentingnya Perlindungan Nakes 29 Jul 2026

Demplot PT Nufarm Buktikan Efektivitas Teknologi Perlindungan Jagung, Hama FAW Terkendali dan Tongkol Terisi Penuh

ED
Abdul Ghofur
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:58 WIB
Bagikan
/

JEMBER – PT Nufarm Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas jagung melalui demonstrasi aplikasi produk di tingkat petani. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi lapangan agar petani dapat melihat secara langsung efektivitas teknologi budidaya yang diterapkan pada tanaman jagung.

Petugas Lapang PT Nufarm wilayah Gumukmas, Sofyan Sauri menjelaskan bahwa demonstrasi tersebut memanfaatkan kombinasi beberapa produk unggulan PT Nufarm yang dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman.

Menurut Sofyan, produk Siklon diaplikasikan sebagai solusi pengendalian hama ulat Fall Armyworm (FAW) yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama pada budidaya jagung. Dengan aplikasi yang tepat, serangan ulat dapat ditekan sehingga tanaman tumbuh lebih sehat.

Selain itu, PT Nufarm juga mengaplikasikan Gibro sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Produk ini berfungsi meningkatkan perkembangan tanaman sekaligus membantu pembentukan tongkol yang lebih besar dan berbobot sehingga berpotensi meningkatkan hasil panen petani.

Sementara itu, penggunaan fungisida Wuz memberikan perlindungan terhadap penyakit karat daun dan rebah batang. Produk tersebut juga mengandung Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang membantu meningkatkan bobot hasil panen.

"Hasil yang terlihat di lapangan cukup menggembirakan. Tanaman terbebas dari serangan ulat FAW, biji jagung tampak lebih bening, serta pengisian tongkol berlangsung optimal hingga penuh ke bagian ujung," ujar Sofyan Sauri.

Melalui kegiatan demonstrasi ini, PT Nufarm berharap para petani semakin yakin dalam menerapkan teknologi budidaya yang tepat guna menjaga kesehatan tanaman sekaligus meningkatkan produktivitas jagung. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendampingi petani melalui edukasi lapangan agar hasil panen semakin optimal dan memberikan keuntungan yang lebih baik.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.