Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 Menaker: Penyandang Disabilitas Berhak Bekerja, Bukan Sekadar Dikasi Belas Kasihan 2 Aug 2026 CUKTECH 6 Ultra Charger Meluncur di Indonesia, Charger 100W GaN dengan Layar AI 2 Aug 2026 BMKG: Bandung Cerah Sepanjang Minggu, Suhu Sejuk 19–30 Derajat 2 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026

Sebar Teknologi ke 34 Provinsi, AgResults Guyur Rp23 Miliar untuk Pelaku Usaha Akuakultur

ED
PN
Jumat, 12 Juni 2026 | 05:23 WIB
Bagikan
Sebar Teknologi ke 34 Provinsi, AgResults Guyur Rp23 Miliar untuk Pelaku Usaha Akuakultur

Foto bersama setelah acara penutupan proyek yang digelar WWF-Indonesia selaku pengelola AgResults di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (11/6/2026). /visi.news/ist

VISI NEWS | JAKARTA – Sebanyak 17 pelaku usaha dan koperasi sektor perikanan dari berbagai daerah di Indonesia berhasil meraih total hadiah senilai Rp23 miliar melalui Proyek AgResults Indonesia Aquaculture Challenge. Program berbasis kompetisi dengan skema Pay-for-Results tersebut menjadi salah satu upaya mendorong transformasi sektor akuakultur nasional melalui pemanfaatan teknologi dan pendampingan teknis bagi pembudidaya skala kecil.

Pencapaian tersebut ditandai dalam acara penutupan proyek yang digelar WWF-Indonesia selaku pengelola AgResults di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Kegiatan itu dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), peserta kompetisi, donor, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan akuakultur berkelanjutan di Indonesia.

AgResults Indonesia Aquaculture Challenge merupakan proyek berdurasi lima tahun yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pembudidaya ikan dan udang skala kecil di 34 provinsi. Program ini mendorong adopsi teknologi inovatif melalui kompetisi yang memberikan insentif berdasarkan hasil nyata yang dicapai peserta.

Dalam pelaksanaannya, AgResults memberikan penghargaan kepada pelaku usaha dan koperasi berdasarkan keberhasilan mereka mendistribusikan teknologi aerator dan autofeeder kepada para pembudidaya. Setelah berjalan selama tiga tahun, proyek ini juga memperluas cakupannya dengan membuka kategori pendampingan teknis untuk memperkuat kemampuan pembudidaya dalam mengelola kualitas air serta menangani penyakit pada ikan dan udang.

Sejak dimulai pada 2021, proyek ini berupaya menjawab berbagai persoalan klasik yang dihadapi pembudidaya skala kecil, seperti tingginya biaya pakan, lemahnya pengelolaan kualitas air, hingga rendahnya kualitas hasil budidaya. Tantangan tersebut selama ini menjadi hambatan utama dalam meningkatkan produktivitas, terutama pada tambak tradisional.

Melalui penggunaan teknologi aerator dan autofeeder, para pembudidaya dapat menjalankan usaha secara lebih efisien. Sementara itu, pendampingan teknis dilakukan melalui pemantauan kualitas air dan deteksi penyakit secara berkala. Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat hubungan antara pembudidaya dengan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok akuakultur.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.