MWCNU Pacet Perkuat Organisasi dan Ekonomi Umat

Desi Rossilawati
Kamis, 18 Juni 2026 | 15:18 WIB
Bagikan
MWCNU Pacet Perkuat Organisasi dan Ekonomi Umat

Pelantikan jajaran pengurus dan Musyawarah Kerja I masa khidmat 2026/2031 di Komplek Pondok Pesantren Darunnia'am Al-Islami, Rabu (17/6/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, menggelar pelantikan jajaran pengurus dan Musyawarah Kerja (Musker) I masa khidmat 2026/2031 di Komplek Pondok Pesantren Darunnia'am Al-Islami, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat visi organisasi MWCNU Pacet menuju kemandirian dan kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. 

Ketua Pelaksana, Kiai Ahmad Fuad Ruhiyat, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Yang pertama, ucapan terima kasih kepada para Kiyai, para ulama, terutama keluarga besar Pondok Pesantren Daarunni’am Al-Islami yang telah memberikan tempat pasilitasnya dan tidak lupa semua pihak, atas bantuan materil maupun moril, fajazakumulloh ahsanal jaza. Yang kedua, mohon maaf atas segala kekurangan kepada seluruh tamu undangan maupun peserta, yang mana menyadari bahwa dalam penyambutan, penyediaan pasilitas tempat, masih banyak terdapat kekurangan," ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terdiri atas dua agenda utama, yakni pelantikan pengurus dan Musyawarah Kerja I masa khidmat 2026–2031. Adapun tema yang diusung adalah 'Penguatan Tata Kelola Organisasi dan Pemberdayaan Ekonomi Umat'.

Menurut Ahmad, tema tersebut diharapkan dapat mendorong MWCNU Pacet untuk melakukan pemberdayaan yang bersinergi dengan pemerintah, dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan.

“Di harapkan kedepannya, MWCNU Pacet melakukan pemberdayaan yang bersinergi dengan pemerintah, bagaimanapun NU itu sebagai katalisator dan pasilitator, untuk membangun pemberdayaan umat, pemberdayaan ini bagaimana masyarakat bukan dijadikan objek pembangunan, melainkan dijadikan subjek prinsip dalam membangun, dari mulai dirinya maupun komunitasnya. Mengutip istilah dari KH. Wahab Hasbulloh 'kesempurnaan datang sebab Tindakan, bukan semata sebatas ucapan, bergerak akan kau raih segala angan, jangan sibuk hanya dengan tuturan',” tuturnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.