MWCNU Pacet Perkuat Organisasi dan Ekonomi Umat
Pelantikan jajaran pengurus dan Musyawarah Kerja I masa khidmat 2026/2031 di Komplek Pondok Pesantren Darunnia'am Al-Islami, Rabu (17/6/2026)./visi.news/ist.
Sementara itu, Camat Pacet Asep Susanto menilai tema pemberdayaan ekonomi umat yang diusung dalam kegiatan tersebut sejalan dengan misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Apa yang tadi di sampaikan Ketua Pelaksana, selaras dengan Misi Bapak Bupati Kabupaten Bandung yang kedua, yaitu 'Meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong ketahanan pangan melalui produksi pangan local berkelanjutan'. Ini menjadi potensi, manakala peningkatan ekonomi umat, bisa menghasilkan produk-produk yang di butuhkan untuk lingkungan sekitar dan bisa berkolaborasi dengan dapur SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga lebih maju tingkat ekonominya," ujar Asep.
Ia juga sekaligus mewakili Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan dan Musyawarah Kerja MWCNU Pacet mewakili Bupati Bandung.
"Selamat dan sukses atas terlaksananya Pelantikan dan Musyawarah Kerja Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pacet Periode 2026-2031, semoga Amanah dalam mengemban jabatannya," tuturnya.
Dalam rangkaian acara, peserta juga menyaksikan tayangan selayang pandang perjalanan MWCNU Pacet sejak 2005 hingga 2026. Momen tersebut menjadi bagian yang emosional ketika mengenang wafatnya Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Pacet, KH Masluh Rifqon Sakandari, pada (3/11/2025).
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja I. Forum dibagi ke dalam tiga komisi untuk membahas agenda strategis yang berkaitan dengan keumatan, pendidikan, ekonomi, dan kaderisasi.
Sidang pleno dipimpin Engan Abdul Wahid, sebagai ketua sidang dan didampingi Hasan Nurhuda, sebagai sekretaris sidang. Pembahasan berlangsung dinamis hingga masing-masing komisi berhasil merumuskan program kerja yang dinilai realistis dan sesuai kebutuhan warga Nahdliyin.
Kegiatan dihadiri jajaran PCNU Kabupaten Bandung, Camat Pacet, Kepala Desa Maruyung, pengurus MWCNU Kecamatan Pacet, pengurus ranting NU dari 13 desa, serta badan otonom NU yang meliputi Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Gerakan Pemuda Ansor, Pagar Nusa, dan Pergunu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!