Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga
VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan pembenahan pelayanan kesehatan melalui program Homecare, sebuah layanan yang menghadirkan tenaga kesehatan langsung ke rumah warga. Program yang diinisiasi Bupati Jember, Gus Fawait, ini menjadi langkah nyata untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu, memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala biaya maupun jarak.
Menurut Gus Fawait, kehadiran Homecare merupakan jawaban atas persoalan yang selama ini banyak dialami masyarakat desa. Tidak sedikit warga yang sebenarnya membutuhkan perawatan medis, namun memilih bertahan di rumah karena keterbatasan biaya transportasi atau tidak ada anggota keluarga yang dapat mengantar ke fasilitas kesehatan.
"Selama ini pemerintah telah memiliki berbagai program jaminan kesehatan, tetapi masih ada masyarakat yang kesulitan menjangkaunya. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya," ujar Gus Fawait.
Ia menjelaskan, setiap tim Homecare yang mendatangi pasien akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, tenaga kesehatan akan memanfaatkan layanan telemedicine dengan menghubungkan pasien kepada dokter spesialis maupun subspesialis di RSD dr. Soebandi, RSUD Kalisat, dan RSUD Balung melalui sambungan video.
Hasil konsultasi tersebut menjadi dasar pemberian terapi, sementara obat-obatan yang dibutuhkan akan dikirim langsung ke rumah pasien oleh rumah sakit. Dengan mekanisme ini, masyarakat tetap memperoleh pelayanan spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.
Untuk mendukung operasional program, Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan lebih dari 1.200 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, subspesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Seluruh pelayanan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas rutin di puskesmas maupun rumah sakit.
Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan kendaraan operasional milik perangkat daerah sebagai armada Homecare sehingga pelayanan dapat berjalan efektif tanpa harus melakukan pengadaan kendaraan baru.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!