Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026 Opening Festival Al Jabbar Digarap Maestro, Siap Guncang Jawa Barat! 1 Aug 2026 Tinta Emas KDS Membawa Pramuka Kabupaten Bandung Teladan di Jawa Barat 1 Aug 2026 Musda KNPI Jabar Tetapkan Bayu Umbara Sebagai Bakal Calon 1 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah Terkait TPPU 1 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026 Opening Festival Al Jabbar Digarap Maestro, Siap Guncang Jawa Barat! 1 Aug 2026 Tinta Emas KDS Membawa Pramuka Kabupaten Bandung Teladan di Jawa Barat 1 Aug 2026 Musda KNPI Jabar Tetapkan Bayu Umbara Sebagai Bakal Calon 1 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah Terkait TPPU 1 Aug 2026

Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 21:12 WIB
Bagikan
/

VISI.NEWSPemerintah Kabupaten Jember terus melakukan pembenahan pelayanan kesehatan melalui program Homecare, sebuah layanan yang menghadirkan tenaga kesehatan langsung ke rumah warga. Program yang diinisiasi Bupati Jember, Gus Fawait, ini menjadi langkah nyata untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu, memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala biaya maupun jarak.

Menurut Gus Fawait, kehadiran Homecare merupakan jawaban atas persoalan yang selama ini banyak dialami masyarakat desa. Tidak sedikit warga yang sebenarnya membutuhkan perawatan medis, namun memilih bertahan di rumah karena keterbatasan biaya transportasi atau tidak ada anggota keluarga yang dapat mengantar ke fasilitas kesehatan.

"Selama ini pemerintah telah memiliki berbagai program jaminan kesehatan, tetapi masih ada masyarakat yang kesulitan menjangkaunya. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya," ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, setiap tim Homecare yang mendatangi pasien akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, tenaga kesehatan akan memanfaatkan layanan telemedicine dengan menghubungkan pasien kepada dokter spesialis maupun subspesialis di RSD dr. Soebandi, RSUD Kalisat, dan RSUD Balung melalui sambungan video.

Hasil konsultasi tersebut menjadi dasar pemberian terapi, sementara obat-obatan yang dibutuhkan akan dikirim langsung ke rumah pasien oleh rumah sakit. Dengan mekanisme ini, masyarakat tetap memperoleh pelayanan spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.

Untuk mendukung operasional program, Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan lebih dari 1.200 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, subspesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Seluruh pelayanan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas rutin di puskesmas maupun rumah sakit.

Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan kendaraan operasional milik perangkat daerah sebagai armada Homecare sehingga pelayanan dapat berjalan efektif tanpa harus melakukan pengadaan kendaraan baru.

Program Homecare tidak hanya berfokus pada pengobatan. Saat melakukan kunjungan, tim kesehatan bersama Dinas Sosial juga melakukan asesmen terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga pasien. Apabila ditemukan keluarga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat anggota keluarganya sakit berkepanjangan, pemerintah turut memberikan bantuan sosial untuk membantu meringankan beban mereka.

Layanan ini diprioritaskan bagi lima kelompok masyarakat, yakni lansia yang hidup sendiri, balita terindikasi stunting, ibu hamil berisiko tinggi, penyandang disabilitas, dan warga miskin ekstrem. Sementara masyarakat di luar kategori tersebut tetap dapat mengakses layanan melalui kanal pengaduan Hotline Wadul Guse.

Bagi Gus Fawait, Homecare bukan sekadar inovasi pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan yang dipicu persoalan kesehatan. Melalui pendekatan yang menyatukan layanan medis dan bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Jember berharap tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan hidup sehat hanya karena keterbatasan ekonomi maupun akses pelayanan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.