Pendaftar SPMB Sekolah Maung Jabar Tembus 210 Persen Kuota

Desi Rossilawati
Rabu, 3 Juni 2026 | 09:41 WIB
Bagikan
Pendaftar SPMB Sekolah Maung Jabar Tembus 210 Persen Kuota

Ilustrasi./visi.news/pexels.

VISI.NEWS | BANDUNG - Tingginya minat masyarakat terhadap Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung 2026 menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap program pendidikan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jumlah pendaftar yang telah melampaui dua kali lipat kuota menunjukkan bahwa Sekolah Maung berhasil menarik perhatian calon peserta didik dan orang tua dalam waktu yang relatif singkat.

Data Dinas Pendidikan Jawa Barat mencatat hingga (31/5/2026) pukul 12.00 WIB, jumlah pendaftar mencapai 38.458 orang. Angka tersebut setara 210,53 persen dari total kuota yang tersedia sebanyak 18.267 kursi, yang terdiri dari 10.400 kursi untuk SMA dan 7.867 kursi untuk SMK.

Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 24.827 orang mendaftar ke jenjang SMA, sementara 13.631 lainnya memilih SMK. Tingginya angka pendaftaran memperlihatkan bahwa program ini tidak hanya diminati di satu jenjang pendidikan, tetapi juga mendapat respons positif di pendidikan kejuruan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menilai lonjakan pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap akses dan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

"Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi ini menjadi indikator bahwa akses dan kualitas pendidikan di Jawa Barat semakin dipercaya. Kami mengapresiasi seluruh calon murid, orang tua, dan satuan pendidikan yang telah mengikuti proses SPMB dengan tertib sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Purwanto dalam keterangannya dikutip, Rabu (3/6/2026).

Dalam konteks pendidikan, tingginya persaingan masuk Sekolah Maung juga menunjukkan adanya kebutuhan besar masyarakat terhadap sekolah negeri yang dianggap mampu memberikan kualitas pembelajaran dan peluang pengembangan diri yang lebih baik. Kondisi ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pemerataan mutu pendidikan agar tidak terjadi penumpukan peminat di sekolah tertentu.

Hingga akhir Mei, sebanyak 24.750 pendaftar atau sekitar 65,42 persen telah lolos proses verifikasi. Pemerintah memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

"kami terus mengawal proses seleksi agar berjalan adil dan transparan. Sistem yang digunakan telah dirancang untuk menjamin proses penerimaan berlangsung sesuai aturan serta mengedepankan prinsip pemerataan akses pendidikan," kata Purwanto.

Dinas Pendidikan Jawa Barat juga mencatat sejumlah sekolah dengan tingkat verifikasi tertinggi, di antaranya SMAN 1 Parigi Kabupaten Pangandaran, SMAN 1 Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, dan SMKN 1 Katapang Kabupaten Bandung.

Dengan jumlah pendaftar yang telah menembus lebih dari 200 persen kuota, SPMB Sekolah Maung tahun ini menjadi gambaran tingginya kompetisi masuk sekolah negeri sekaligus besarnya harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.