Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Blokade Iran Bikin Ribuan Kapal Terjebak di Teluk

Desi Rossilawati
Jumat, 8 Mei 2026 | 12:06 WIB
Bagikan
Blokade Iran Bikin Ribuan Kapal Terjebak di Teluk

Ilustrasi./visi.news/ai.

VISI.NEWS | BANDUNG - Krisis pelayaran besar terjadi di kawasan Teluk setelah Iran memblokade Selat Hormuz menyusul eskalasi perang di Timur Tengah. Situasi ini membuat sekitar 1.500 kapal dan 20.000 awak kapal terjebak di perairan strategis tersebut.

Konflik mulai memanas sejak 28 Februari 2026 ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan itu kemudian dibalas Iran melalui aksi militer di berbagai wilayah serta penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu rute perdagangan energi terpenting dunia.

Dampak blokade mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir. Kapal kapal pengangkut minyak, gas, dan barang konsumsi tertahan karena meningkatnya risiko keamanan di kawasan. Organisasi Maritim Internasional PBB atau IMO menyebut kondisi tersebut menjadi ancaman serius terhadap rantai perdagangan global.

“Saat ini, kita ada sekitar 20.000 awak kapal dan sekitar 1.500 kapal yang terjebak,” kata Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, dalam Konvensi Maritim Amerika di Panama dikutip, Juamtb (8/5/2026).

Menurut IMO, lebih dari 80 persen produk yang dikonsumsi dunia bergantung pada pengiriman laut. Situasi semakin memburuk setelah terjadi lebih dari 30 serangan terhadap kapal di kawasan konflik.

“Sepuluh pelaut telah kehilangan nyawa mereka dalam lebih dari 30 serangan terhadap kapal,” ujar Dominguez.

Pada awal pekan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan operasi pengawalan kapal untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun rencana itu kemudian dibatalkan tidak lama setelah diumumkan.

Hingga kini, Washington masih menunggu tanggapan Iran terkait proposal penghentian perang dan pembukaan kembali jalur pelayaran internasional tersebut. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.