AS Kembali Serang Iran, 90 Target Militer Jadi Sasaran
Ilustrasi./visi.news/AFP.
VISI.NEWS - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran dengan membombardir sekitar 90 target militer di berbagai wilayah negara tersebut. Serangan terbaru itu dilakukan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam melakukan serangan terhadap kapal komersial dan pelaut sipil di Selat Hormuz.
Pusat Komando Amerika Serikat (CENTCOM), unit militer AS yang bertanggung jawab atas kawasan Timur Tengah, menyatakan telah menyelesaikan rangkaian serangan tambahan terhadap Iran pada Rabu (8/7).
Dalam keterangannya melalui media sosial X pada Kamis (9/7), CENTCOM menyebut serangan tersebut menyasar berbagai fasilitas militer Iran.
"Pasukan AS menyerang sekitar 90 target militer Iran termasuk sistem pertahanan udara, aset pengawasan pantai, lokasi penyimpanan rudal dan drone, kemampuan angkatan laut, serta infrastruktur logistik militer di sepanjang pesisir Iran," demikian keterangan CENTCOM.
Dikutip dari Al Jazeera, CENTCOM menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pasukannya sebelumnya melancarkan serangan ofensif pada malam sebelumnya.
Pada Selasa (7/7), pasukan CENTCOM telah menyerang sekitar 80 target militer Iran, termasuk sejumlah kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Serangan itu dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
"Pasukan AS tetap waspada, mematikan, dan siap untuk melaksanakan operasi yang diarahkan oleh Panglima Tertingi (Donald Trump)," tutup CENTCOM.
Sebelumnya, tiga kapal komersial berbendera Arab Saudi, Liberia, dan Kepulauan Marshall dilaporkan mengalami serangan ketika melintas di Selat Hormuz pada Selasa. Seorang pejabat Amerika Serikat menyebut tindakan tersebut sebagai "pelanggaran berat" terhadap nota kesepahaman (MoU) damai AS-Iran yang ditandatangani pada 17 Juni.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!