Pemakzulan Sara Duterte Guncang Politik Filipina
Wakil Presiden Sara Duterte./visi.news/al jazeera.
Namun, sejarah politik Filipina menunjukkan bahwa proses pemakzulan tidak selalu berjalan mulus. Beberapa kasus sebelumnya berakhir tanpa putusan bersalah, bahkan ada yang terhenti karena kendala prosedural di Mahkamah Agung. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika hukum dan politik di tingkat parlemen sering kali saling berkelindan.
Di sisi lain, Presiden Ferdinand Marcos Jr sendiri sebelumnya juga pernah menghadapi upaya pemakzulan yang gagal setelah ditolak oleh mayoritas parlemen. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pemakzulan telah menjadi bagian dari pertarungan politik yang intens di Filipina, bukan hanya sekadar mekanisme hukum biasa.
Jika proses terhadap Sara Duterte berlanjut, dampaknya diperkirakan tidak hanya mempengaruhi karier politiknya, tetapi juga stabilitas koalisi pemerintahan dan arah politik nasional Filipina dalam jangka panjang. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!