Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026

Pemakzulan Sara Duterte Guncang Politik Filipina

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 15:28 WIB
Bagikan
Pemakzulan Sara Duterte Guncang Politik Filipina

Wakil Presiden Sara Duterte./visi.news/al jazeera.

VISI.NEWS | MANILA - Komite Kehakiman Kongres Filipina menyatakan telah menemukan bukti yang dinilai cukup untuk melanjutkan proses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte. Proses ini kini memasuki fase krusial yang dapat menentukan masa depan politiknya, termasuk peluang untuk maju sebagai kandidat presiden pada pemilu mendatang.

Tahapan berikutnya akan dibawa ke sidang pleno Kongres setelah masa reses berakhir bulan depan. Untuk melaju ke persidangan di Senat, proses ini membutuhkan dukungan sepertiga anggota Kongres. Jika lolos hingga tahap akhir dan dinyatakan bersalah, Sara Duterte berpotensi dicopot dari jabatannya serta dilarang berpolitik seumur hidup.

Upaya pemakzulan ini didorong oleh kelompok masyarakat sipil dan elemen sayap kiri yang menuduh adanya penyalahgunaan dana publik, dugaan penumpukan kekayaan tidak wajar, hingga tuduhan ancaman terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr beserta keluarganya. Tuduhan tersebut memperdalam ketegangan politik yang sebelumnya sudah terjadi antara dua kekuatan besar di Filipina.

Sara Duterte sendiri merupakan putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte, yang masih menjadi figur politik berpengaruh di negara tersebut. Situasi ini membuat proses pemakzulan tidak hanya berdimensi hukum dan administratif, tetapi juga sarat dengan muatan politik keluarga besar yang telah lama mendominasi panggung kekuasaan Filipina.

Ketegangan antara keluarga Duterte dan Presiden Marcos Jr disebut menjadi salah satu latar yang memperumit dinamika politik saat ini, terutama setelah meningkatnya sorotan terhadap warisan kebijakanperang melawan narkoba” di era Rodrigo Duterte yang kini juga menghadapi proses di Mahkamah Pidana Internasional.

Dalam konteks politik Filipina, pemakzulan terhadap Sara Duterte berpotensi menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam peta kekuasaan nasional. Jika berhasil, ia akan menjadi salah satu pejabat tinggi yang benar benar dicopot melalui mekanisme impeachment, sekaligus menggeser keseimbangan kekuatan politik menjelang pemilu berikutnya.

Namun, sejarah politik Filipina menunjukkan bahwa proses pemakzulan tidak selalu berjalan mulus. Beberapa kasus sebelumnya berakhir tanpa putusan bersalah, bahkan ada yang terhenti karena kendala prosedural di Mahkamah Agung. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika hukum dan politik di tingkat parlemen sering kali saling berkelindan.

Di sisi lain, Presiden Ferdinand Marcos Jr sendiri sebelumnya juga pernah menghadapi upaya pemakzulan yang gagal setelah ditolak oleh mayoritas parlemen. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pemakzulan telah menjadi bagian dari pertarungan politik yang intens di Filipina, bukan hanya sekadar mekanisme hukum biasa.

Jika proses terhadap Sara Duterte berlanjut, dampaknya diperkirakan tidak hanya mempengaruhi karier politiknya, tetapi juga stabilitas koalisi pemerintahan dan arah politik nasional Filipina dalam jangka panjang. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.