Panitia Kurban di Palembang Tewas Tenggelam Saat Cuci Jeroan Sapi
Ilustrasi./visi.news/ist.
VISI.NEWS | PALEMBANG - Seorang panitia kurban bernama Juli Hermanto (40) meninggal dunia setelah tenggelam di aliran anak sungai atau daman di kawasan Jakabaring, Palembang, Rabu (27/5/2026). Korban diduga tidak mengetahui kedalaman sungai saat hendak membersihkan usus sapi usai proses penyembelihan hewan kurban.
Korban yang merupakan warga Jalan Panca Usaha RT 63, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, datang ke lokasi bersama dua rekannya, Gunawan (30) dan Mail. Ketiganya sebelumnya baru menyelesaikan pemotongan hewan kurban di rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Mereka kemudian menggunakan bentor untuk membawa usus sapi ke aliran daman di Jalan Pangeran Ratu guna dibersihkan. Sesampainya di lokasi, korban awalnya hanya beraktivitas di tepi sungai yang relatif dangkal.
“Cuci usus sapi tadi, Pak, ke sini untuk bikin babat. Kami bertiga ke sini, saya, korban, dan Mail. Sesampai di TKP, korban awalnya hanya di tepi daman. Namun diduga mengira dangkal, korban ke tengah,” ujar Gunawan.
Situasi berubah ketika korban berjalan menuju bagian tengah aliran sungai. Diduga korban mengira kedalaman air di bagian tersebut masih aman. Namun ternyata kondisi sungai jauh lebih dalam dari perkiraan sehingga korban langsung tenggelam.
Rekan korban mengaku tidak sempat memberikan pertolongan karena tubuh korban dengan cepat menghilang dari permukaan air. Mereka juga baru menyadari korban tidak bisa berenang setelah kejadian berlangsung.
“Saya tidak sempat menolong korban karena korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan. Saya dan Mail juga tidak menyangka kalau korban tidak bisa berenang,” kata Gunawan.
Setelah korban tenggelam, warga bersama keluarga langsung melakukan pencarian secara manual di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir aliran sungai. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 12.40 WIB, korban berhasil ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!