BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Mengenang Kembali Jejak Marsinah

ED
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:45 WIB
Bagikan
Mengenang Kembali Jejak Marsinah

Marsinah. /visi.news/ai

Para pekerja menuntut kenaikan upah dari Rp1.700 menjadi Rp2.250 per hari, disertai sederet tuntutan lain seperti jaminan kesehatan, tunjangan cuti hamil, pembayaran lembur sesuai aturan, hingga pembubaran SPSI yang dianggap terlalu dekat dengan penguasa.

Pada 3 dan 4 Mei 1993, aksi mogok besar-besaran pecah di pabrik tersebut. Dalam situasi itulah Marsinah muncul sebagai juru bicara sekaligus negosiator utama bagi sekitar 500 buruh.

Ia aktif mendatangi kantor Departemen Tenaga Kerja untuk memperoleh dokumen resmi terkait aturan kenaikan upah minimum yang dijadikan dasar perjuangan buruh.

Di bawah rezim Soeharto yang sangat militeristik, gerakan buruh sering dipandang sebagai ancaman stabilitas negara. Aparat militer memiliki kewenangan besar untuk ikut campur dalam konflik perburuhan.

Situasi itu membuat aksi buruh di PT CPS mendapat tekanan luar biasa.

Penculikan dan Pembunuhan yang Mengguncang Indonesia

Ketegangan memuncak ketika sejumlah buruh dipaksa menandatangani surat pengunduran diri di Kodim Sidoarjo pada 5 Mei 1993. Marsinah marah besar dan mendatangi kantor Kodim untuk meminta penjelasan serta mempertanyakan nasib rekan-rekannya.

Itulah terakhir kali Marsinah terlihat hidup.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.