Mengenang Kembali Jejak Marsinah
Marsinah. /visi.news/ai
Kasus Marsinah kemudian menjadi simbol impunitas dan pelanggaran HAM berat di Indonesia pada era Orde Baru.
Simbol Perjuangan Buruh dan HAM
Kematian Marsinah memicu lahirnya gelombang solidaritas besar dari kelompok buruh, perempuan, mahasiswa, dan aktivis HAM. Berbagai organisasi membentuk Komite Solidaritas untuk Marsinah (KSUM) guna mengawal kasus tersebut.
Tokoh HAM Munir Said Thalib juga terlibat dalam advokasi para buruh PT CPS yang mengalami intimidasi dan pemecatan sepihak.
Nama Marsinah kemudian menjelma menjadi simbol keberanian rakyat kecil menghadapi kekuasaan represif. Lagu, puisi, mural, demonstrasi buruh, hingga aksi peringatan tahunan terus menghidupkan ingatan tentang dirinya.
Pada 1993, Marsinah menerima Penghargaan Yap Thiam Hien atas perjuangannya membela hak asasi manusia.
Museum Marsinah dan Pengakuan Negara
Pada 16 Mei 2026, Presiden Prabowo meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian itu menjadi bagian penting dari upaya negara menghormati sejarah perjuangan buruh Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!