Kronologi Mahasiswa Tabrak Lari Polisi hingga Tewas di Bandung
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari Polisi di Bandung./visi.news/liputan6.
VISI.NEWS - Polisi mengungkap kronologi kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (9/8/2026) dini hari. Dalam perkara tersebut, seorang mahasiswa berinisial A ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelum kecelakaan terjadi, A diketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol bersama sejumlah orang di sebuah kedai di kawasan Simpang Lima, Kota Bandung. Mahasiswa semester lima itu kemudian meminjam mobil milik seorang anggota TNI dengan alasan hendak membeli rokok.
Saat mengemudikan mobil tersebut, A tidak sendirian. Dua prajurit TNI, yakni Prada A dan Prada V, berada di dalam kendaraan. Sementara itu, Aiptu Asep sedang mengendarai sepeda motor setelah selesai menjalankan patroli gabungan.
Sempat Minum Alkohol di Simpang Lima
A mengakui dirinya mengonsumsi minuman beralkohol sebelum mengemudikan kendaraan. Ia mengatakan saat berada di kedai tersebut terdapat lebih dari lima orang.
"Iya betul, malam itu saya mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Minumnya di kedai Simpang Lima. Saya datang ke kedai, minuman sudah ada di sana. Saat minum-minum ada lebih dari lima orang. Dari kedai, saya meminjam mobil yang merupakan teman saya yang anggota TNI inisial A untuk membeli rokok," kata A.
Setelah itu, A meninggalkan kedai menggunakan mobil yang dipinjamnya. Dua prajurit TNI, Prada A dan Prada V, turut berada di dalam kendaraan tersebut.
Tabrak Aiptu Asep Sekitar Pukul 04.00 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Merdeka, tepatnya di depan El Royale, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Pada saat kejadian, Aiptu Asep sedang mengendarai sepeda motor setelah mengikuti patroli gabungan. Mobil yang dikemudikan A kemudian menabrak Aiptu Asep.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!