Kronologi Mahasiswa Tabrak Lari Polisi hingga Tewas di Bandung
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari Polisi di Bandung./visi.news/liputan6.
"Jadi kami luruskan bahwasanya itu adalah pascakejadian karena kami punya bukti-bukti otentik dengan CCTV," kata Dedi.
Pulang ke Kos dalam Kondisi Mabuk
Setelah kembali dari kawasan Simpang Lima, A kemudian pulang ke tempat indekosnya dengan diantar seorang teman. Ia mengaku masih dalam kondisi mabuk.
Pemilik mobil juga sempat mempertanyakan kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan setelah digunakan A.
"Ketika siang harinya pada Minggu itu saya dijemput polisi. Saat malam itu pulang ke kosan saya diantar oleh teman dalam kondisi mabuk. Iya saya juga sempat ditegur oleh pemilik mobil terkait kondisi mobil yang rusak. Saya jawab enggak tahu," katanya.
Polisi kemudian menjemput A pada Minggu siang setelah melakukan serangkaian penyelidikan.
Dua Anggota TNI Berada di Dalam Mobil
Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmudin membenarkan adanya dua anggota TNI di dalam kendaraan ketika kecelakaan terjadi. Keduanya merupakan Prada A dan Prada V.
"Yang mengendarai adalah saudara A, berinisial A. Kemudian di dalamnya itu tadi yang disampaikan sama Pak Kapolres bahwa ada dua orang anggota kita yang berinisial adalah Prada A dan Prada V," kata Mahmudin.
Polisi memastikan kedua prajurit tersebut bukan pihak yang mengemudikan mobil. Keduanya telah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer dan masih berstatus sebagai saksi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!