BKPSDM Sukabumi Bicara Sanksi Soal Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub 16 Sep 2026 Harga Rumah Bandung Tembus Rp2,5 Miliar, Listing Turun 19,5% 16 Sep 2026 Tiket The Story of Studio Ghibli Gardens by the Bay Singapura Resmi Dibuka 16 Sep 2026 Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara 16 Sep 2026 KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar 16 Sep 2026 KPK Buka Kemungkinan PT Sumarecon Sebagai Tersangka Korporasi 16 Sep 2026 Homecoming IKA Unpad 2026: Pulang, Berkarya, Mengabdi 16 Sep 2026 Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Ini Cara Cukupi Cairan Tubuh 16 Sep 2026 Andina Narang Dorong RUU KKS Punya Indikator Krisis yang Terukur 16 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 16 September 2026 16 Sep 2026 BKPSDM Sukabumi Bicara Sanksi Soal Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub 16 Sep 2026 Harga Rumah Bandung Tembus Rp2,5 Miliar, Listing Turun 19,5% 16 Sep 2026 Tiket The Story of Studio Ghibli Gardens by the Bay Singapura Resmi Dibuka 16 Sep 2026 Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara 16 Sep 2026 KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar 16 Sep 2026 KPK Buka Kemungkinan PT Sumarecon Sebagai Tersangka Korporasi 16 Sep 2026 Homecoming IKA Unpad 2026: Pulang, Berkarya, Mengabdi 16 Sep 2026 Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Ini Cara Cukupi Cairan Tubuh 16 Sep 2026 Andina Narang Dorong RUU KKS Punya Indikator Krisis yang Terukur 16 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 16 September 2026 16 Sep 2026

KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar

ED
PN
Rabu, 16 September 2026 | 07:02 WIB
Bagikan
KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar
  • Sehari sebelumnya, Senin, 14 September 2026, KPK juga memeriksa tiga saksi lainnya di lokasi yang sama. Mereka adalah Randy Kusumaatmadja, yang disebut sebagai Asisten Pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, BEF selaku Pengurus PT Tjuan Pakar Runding yang merupakan mantan staf honorer Bagian Rumah Tangga Gubernur Jawa Barat, serta WNO yang berstatus ibu rumah tangga.

VISI.NEWSKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyidikan dugaan korupsi pengadaan jasa iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb periode 2021-2023. Setelah memeriksa sejumlah pejabat internal bank bjb, penyidik juga mendalami keterangan dari pihak yang pernah berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Terbaru, tiga pejabat aktif bank bjb diperiksa KPK pada Selasa, 15 September 2026. Pemeriksaan berlangsung di Kantor Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah IV Bandung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemeriksaan tersebut. Ketiga saksi yang dipanggil adalah Purwana Bagja selaku Manajer Grup Marketing Komunikasi atau Marcom, Boy Panji Soedrajat selaku Pemimpin Divisi Hukum, dan Juniardi Swastria selaku Pemimpin Divisi Operasi.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung,” kata Budi.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik terhadap proses pengadaan jasa agensi iklan bank bjb yang berlangsung selama 2021 hingga 2023. Penyidik menggali keterangan mengenai mekanisme pengadaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan pekerjaan, hingga hubungan antara pihak internal bank dengan perusahaan penyedia jasa.

Sehari sebelumnya, Senin, 14 September 2026, KPK juga memeriksa tiga saksi lainnya di lokasi yang sama. Mereka adalah Randy Kusumaatmadja, yang disebut sebagai Asisten Pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, BEF selaku Pengurus PT Tjuan Pakar Runding yang merupakan mantan staf honorer Bagian Rumah Tangga Gubernur Jawa Barat, serta WNO yang berstatus ibu rumah tangga.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.