BKPSDM Sukabumi Bicara Sanksi Soal Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub 16 Sep 2026 Harga Rumah Bandung Tembus Rp2,5 Miliar, Listing Turun 19,5% 16 Sep 2026 Tiket The Story of Studio Ghibli Gardens by the Bay Singapura Resmi Dibuka 16 Sep 2026 Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara 16 Sep 2026 KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar 16 Sep 2026 KPK Buka Kemungkinan PT Sumarecon Sebagai Tersangka Korporasi 16 Sep 2026 Homecoming IKA Unpad 2026: Pulang, Berkarya, Mengabdi 16 Sep 2026 Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Ini Cara Cukupi Cairan Tubuh 16 Sep 2026 Andina Narang Dorong RUU KKS Punya Indikator Krisis yang Terukur 16 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 16 September 2026 16 Sep 2026 BKPSDM Sukabumi Bicara Sanksi Soal Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub 16 Sep 2026 Harga Rumah Bandung Tembus Rp2,5 Miliar, Listing Turun 19,5% 16 Sep 2026 Tiket The Story of Studio Ghibli Gardens by the Bay Singapura Resmi Dibuka 16 Sep 2026 Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara 16 Sep 2026 KPK Periksa 3 Bos Bank BJB, Kasus Iklan Rugikan Rp223 Miliar 16 Sep 2026 KPK Buka Kemungkinan PT Sumarecon Sebagai Tersangka Korporasi 16 Sep 2026 Homecoming IKA Unpad 2026: Pulang, Berkarya, Mengabdi 16 Sep 2026 Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Ini Cara Cukupi Cairan Tubuh 16 Sep 2026 Andina Narang Dorong RUU KKS Punya Indikator Krisis yang Terukur 16 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 16 September 2026 16 Sep 2026

Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara

Desi Rossilawati
Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB
Bagikan
Sejarah Papeda, Jejak Panjang Sagu dari Timur Nusantara

Papeda./visi.news/ist.

VISI.NEWSPapeda bukan sekadar makanan khas dari Indonesia timur. Di balik teksturnya yang lengket dan tampilannya yang sederhana, terdapat sejarah panjang mengenai budaya, ketahanan pangan, serta identitas masyarakat Papua dan Maluku.

Sejarah papeda tidak dapat dipisahkan dari sagu yang sejak berabad-abad lalu menjadi salah satu sumber pangan utama masyarakat di wilayah timur Nusantara.

Papeda lahir dari hubungan erat masyarakat dengan alam. Sagu yang tumbuh subur di wilayah Papua dan Maluku dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Asal Usul Papeda dari Hutan Sagu

Sejarah papeda bermula dari pemanfaatan pohon sagu yang banyak tumbuh di Papua dan Maluku. Wilayah tersebut memiliki lahan rawa yang mendukung pertumbuhan sagu sehingga masyarakat setempat menjadikannya sebagai salah satu sumber pangan.

Dari batang sagu yang telah cukup umur, masyarakat mengambil pati untuk kemudian diolah menjadi tepung sagu. Tepung tersebut menjadi bahan utama pembuatan papeda.

Proses pembuatan papeda terbilang sederhana. Tepung sagu diseduh menggunakan air panas sambil terus diaduk hingga berubah menjadi adonan kental dan bening. Tekstur lengket dan lembut inilah yang menjadi ciri khas papeda.

Papeda kemudian umumnya disajikan bersama ikan kuah kuning yang kaya rempah. Perpaduan papeda dengan kuah ikan menghasilkan cita rasa gurih dan segar.

Bagi masyarakat setempat, sagu juga memiliki makna penting dalam kehidupan. Hutan sagu dijaga dan diwariskan secara turun-temurun karena menjadi sumber pangan bagi generasi berikutnya.

Halaman :

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.