Cuaca Panas Picu Dehidrasi, Ini Cara Cukupi Cairan Tubuh
Ilustrasi./visi.news/lifebuoy.
VISI.NEWS - Cuaca panas selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama bagi orang yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dietisien Fitri Hudayani, SST., S.Gz, MKM, RD dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta menjelaskan, cairan tubuh berkurang ketika tubuh mengeluarkan banyak keringat akibat cuaca panas.
Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) itu mengatakan penguapan cairan tubuh juga dapat terjadi melalui saluran pernapasan ketika cuaca panas.
"Kita akan merasa haus jika tubuh kita mulai kehilangan 1-2 persen cairan dan orang bisa mulai dehidrasi ringan saat belum mulai terasa haus," katanya dalam keterangannya dikutip, Rabu (16/9/2026).
Untuk mencegah kekurangan cairan dan dehidrasi, Fitri menyarankan masyarakat mengonsumsi cairan sekitar dua hingga 2,5 liter atau delapan sampai 10 gelas per hari.
Saat cuaca panas dan tubuh mengeluarkan banyak keringat, kebutuhan cairan tersebut sebaiknya ditambah sekitar 0,5 hingga 1 liter dari biasanya.
"Cairan bisa didapatkan selain dari minum air putih juga dari buah-buahan yang berair, kuah sayuran, dan makanan yang mengandung air," katanya.
Fitri juga menyarankan masyarakat tidak menunggu hingga merasa haus untuk minum. Saat cuaca panas, asupan cairan sebaiknya dilakukan secara berkala.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!