KHUTBAH JUMAT | Menyesali Hilangnya Kesempatan Melakukan Ketaatan
Kemudian pagi harinya ia salat subuh berjemaah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapakah yang malam ini telah bersedekah?” Namun tak ada seorang pun yang menanggapi. Kemudian beliau kembali berkata, “Mana orang yang bersedekah, berdirilah!” Lalu ia berdiri dan menceritakannya kepada Nabi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengomentari, “Bergembiralah! Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya. Sedekahmu termasuk amalan yang diterima.”
Inilah bukti kejujuran iman dan ketulusan maksud. Allah Subhanahu wa Taala mengetahui perkara gaib lagi tersembunyi.
Dia menampakkan apa yang ada pada hati manusia. Dan hal itu ditampakkan melalui lisan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian saat dalam perjalanan perang, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali mempertegas ketulusan hati para sahabat yang ingin ikut perang.
Dalam riwayat al-Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia berkata,
ﺭَﺟَﻌْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻏَﺰْﻭَﺓِ ﺗَﺒُﻮﻙَ ﻣَﻊَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ – ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭﺁﻟِﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ – ﻓَﻘَﺎﻝَ : « ﺇِﻥَّ ﺃَﻗْﻮَﺍﻣًﺎ ﺧﻠْﻔَﻨَﺎ ﺑِﺎﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ ﻣَﺎ ﺳَﻠَﻜْﻨَﺎ ﺷِﻌْﺒًﺎ ﻭَﻻَ ﻭَﺍﺩِﻳًﺎ ﺇِﻻَّ ﻭَﻫُﻢْ ﻣَﻌَﻨَﺎ، ﺣَﺒَﺴَﻬُﻢُ ﺍﻟْﻌُﺬْﺭُ
“Kami pulang dari Perang Tabuk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya orang-orang yang kita tinggalkan di Madinah, tidaklah kita menempuh jalan-jalan sempit. Atau lembah-lembah. Mereka juga mendapatkan pahala bersama kita. Karena yang menahan mereka tidak berangkat adalah uzur.”
Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan,
ﻗَﺎﻝَ ﺑَﻌْﺾُ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ : ﻫَﺬَﺍ - ﻭَﺍﻟﻠﻪِ - ﺑُﻜَﺎﺀُ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ! ﺑَﻜَﻮْﺍ ﻋَﻠَﻰ ﻓَﻘْﺪِﻫِﻢْ ﺭَﻭَﺍﺣِﻞَ ﻳَﺘَﺤَﻤَّﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻓِﻲ ﻣَﻮَﺍﻃِﻦَ ﺗُﺮَﺍﻕُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺍﻟﺪِّﻣَﺎﺀُ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻭَﺗُﻨْﺰَﻉُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺭُﺅُﻭﺱُ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ﻋَﻦْ ﻛَﻮَﺍﻫِﻠِﻬَﺎ ﺑِﺎﻟﺴُّﻴُﻮﻑِ، ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﻣَﻦْ ﺑَﻜَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻓَﻘْﺪِ ﺣَﻈِّﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺷَﻬَﻮَﺍﺗِﻪِ ﺍﻟْﻌَﺎﺟِﻠَﺔِ، ﻓَﺬَﻟِﻚَ ﺷَﺒِﻴﻪٌ ﺑِﺒُﻜَﺎﺀِ ﺍﻷَﻃْﻔَﺎﻝِ ﻭَﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ ﻋَﻠَﻰ ﻓَﻘْﺪِ ﺣُﻈُﻮﻇِﻬِﻢُ ﺍﻟْﻌَﺎﺟِﻠَﺔِ
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!