Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpenan./visi.news/Andri.
VISI.NEWS – Pendataan ijazah milik warga yang ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, masih terus dilakukan oleh satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpenan, mengatakan pendataan dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan.
Menurut dia, data yang dihimpun akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dalam menerbitkan dokumen pengganti.
"Ini sedang didata oleh satuan pendidikan masing-masing di sekolah dasar di daerah tersebut. Nanti yang mengeluarkan surat pengganti ijazah, dasar-dasarnya dari sekolah yang bersangkutan. Dari dasar tersebut Disdik mengeluarkan surat pengganti ijazah," singkat Deden kepada visi.news, Selasa (4/8/2026).
Kebakaran yang terjadi di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok pada Sabtu (25/7/2026) siang itu, mengakibatkan 50 rumah terbakar, berdasarkan data BPBD.
Selain itu, satu Imah Gede Kasepuhan yang menjadi bangunan utama di kampung adat, 49 leuit (lumbung padi), serta sejumlah fasilitas umum lainnya juga ikut hangus terbakar.
Peristiwa tersebut mengakibatkan 52 kepala keluarga (KK) atau 160 jiwa terdampak. Selain kehilangan tempat tinggal, tak sedikit dokumen penting, termasuk ijazah, yang turut terbakar.
Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!