Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap
Ilustrasi./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya tewas usai tertabrak KA Pangrango di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (4/8/2026) pagi.
Insiden tersebut terjadi ketika KA Pangrango yang melayani rute Sukabumi–Bogor melintas di lokasi. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani pemeriksaan.
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan jenazah korban tiba di Instalasi Pemulasaran Jenazah sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
"Jenazah datang ke rumah sakit sekitar pukul 07.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka di kepala pada bagian jidat robek, tangan sebelah kiri luka, terus kedua kaki patah," ujar Irman.
Selain dilakukan pemeriksaan medis, proses identifikasi korban juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melalui pencocokan sidik jari. Namun, upaya tersebut belum berhasil mengungkap identitas korban karena sidik jarinya tidak dapat terbaca. Dengan demikian identitas korban belum terungkap.
"Disdukcapil sudah melakukan pengecekan sidik jari, namun hasilnya tidak terbaca," kata Irman.
Irman menambahkan, saat ditemukan korban hanya mengenakan celana panjang berwarna hitam tanpa mengenakan baju.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!