Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap
Ilustrasi./visi.news/ist.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membenarkan adanya kejadian tersebut. Insiden seorang pejalan kaki tertemper PLB 223A KA Pangrango relasi Sukabumi–Bogor, terjadi di KM 37+400/500, petak jalan antara Stasiun Cibadak–Parungkuda pada Selasa pukul 05.47 WIB.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masinis, petugas KAI segera berkoordinasi dengan petugas stasiun Parungkuda untuk melakukan pengamanan lokasi dan pemeriksaan rangkaian kereta. Setelah dipastikan kondisi lokomotif dan rangkaian aman saat pemeriksaan di Stasiun Parungkuda, perjalanan KA Pangrango kembali dilanjutkan.
“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel maupun ruang manfaat jalur kereta api. Jalur rel bukan area untuk berjalan kaki, beraktivitas, ataupun digunakan sebagai jalan pintas karena memiliki risiko yang sangat tinggi,” ujar Franoto.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Pangrango mengalami keterlambatan sekitar 3 menit. Sementara itu, identitas korban masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
KAI Daop 1 Jakarta kembali mengingatkan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, jalur kereta api merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian. Masyarakat diimbau untuk tidak memasuki jalur rel tanpa kepentingan yang sah serta selalu menggunakan perlintasan resmi saat akan menyeberang.
Franoto menambahkan, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel dan selalu mengutamakan keselamatan, masyarakat turut berperan dalam menjaga kelancaran serta keselamatan perjalanan kereta api.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!