KHUTBAH JUMAT | Menyesali Hilangnya Kesempatan Melakukan Ketaatan
Lalu mereka menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka meminta juga agar dibawa serta. Diberi perbekalan perang. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan mereka uzur.
Dan beliau tak mampu memberi perbekalan apa pun kepada mereka. Sampai-sampai dalam kondisi susah ini, beliau tak mampu memberikan bekal walaupun hanya tali sandal.
Ibrahim bin Adham mengatakan,
ﻣَﺎ ﺳَﺄَﻟُﻮﻩُ ﺍﻟْﺨَﻴْﻞَ، ﻣَﺎ ﺳَﺄَﻟُﻮﻩُ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻨِّﻌَﺎﻝَ
“Mereka tidak meminta kuda perang. Tapi mereka hanya meminta sandal.”
Nabi memberi uzur untuk mereka. Lalu mereka pulang dalam kondisi berlinangan air mata. Karena tak bisa ikut ke medan jihad.
Allah Subhanahu wa Ta’ala mengisahkan kondisi mereka, menceritakan kesedihan mereka, dan mudah-mudahan firman-Nya tentang mereka ini meringankan kesedihan mereka.
ﻟَﻴْﺲَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻀُّﻌَﻔَﺎﺀِ ﻭَﻟَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﺮْﺿَﻰ ﻭَﻟَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﺎ ﻳَﺠِﺪُﻭﻥَ ﻣَﺎ ﻳُﻨْﻔِﻘُﻮﻥَ ﺣَﺮَﺝٌ ﺇِﺫَﺍ ﻧَﺼَﺤُﻮﺍ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ ﻣِﻦْ ﺳَﺒِﻴﻞٍ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻏَﻔُﻮﺭٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ * ﻭَﻟَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎ ﺃَﺗَﻮْﻙَ ﻟِﺘَﺤْﻤِﻠَﻬُﻢْ ﻗُﻠْﺖَ ﻟَﺎ ﺃَﺟِﺪُ ﻣَﺎ ﺃَﺣْﻤِﻠُﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗَﻮَﻟَّﻮْﺍ ﻭَﺃَﻋْﻴُﻨُﻬُﻢْ ﺗَﻔِﻴﺾُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪَّﻣْﻊِ ﺣَﺰَﻧًﺎ ﺃَﻟَّﺎ ﻳَﺠِﺪُﻭﺍ ﻣَﺎ ﻳُﻨْﻔِﻘُﻮﻥَ
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!