Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Kecoa Bisa Mengajari Kita Banyak Hal Tentang Makan Enak

ED
Jumat, 21 Juni 2024 | 08:03 WIB
Bagikan
Kecoa Bisa Mengajari Kita Banyak Hal Tentang Makan Enak

Jika makanan berprotein tinggi digantikan dengan makanan olahan, kerusakan lingkungan tidak akan berkurang, dan bahkan bisa menjadi lebih buruk.

Salah satu alasannya adalah energi yang digunakan dalam produksi industri makanan ultra-olahan. Alasan lainnya adalah kandungan proteinnya yang rendah menyebabkan konsumsi berlebihan – dan produksi setiap tambahan kalori yang dimakan menghasilkan gas rumah kaca.

Makanan asli yang rendah protein, seperti sayur-sayuran dan biji-bijian, tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena mengandung serat yang mengenyangkan usus.

Jadi, makanan ultra-olahan rendah protein, tinggi energi, dan merusak lingkungan.

Dan ada masalah lain – kepadatan nutrisi mereka berada pada titik terendah, sedangkan pola makan yang kaya akan makanan utuh (wholefood) paling banyak mengandung zat-zat yang menyehatkan ini.

Lalu mengapa kita menoleransi pola makan yang tidak sehat dan tidak berkelanjutan?

Tidak ada seorang pun yang benar-benar ingin planet ini diracuni. Tidak ada seorang pun yang ingin tubuh kita diracuni. Namun kedua hasil tersebut masih terjadi dalam sistem pangan kita.

Hal ini karena makanan-makanan tersebut sangat terikat dengan sistem perekonomian yang mengatur semua hal tersebut, sehingga terdapat manfaat pasar bagi perekonomian jika makanan ultra-olahan dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.