Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Kecoa Bisa Mengajari Kita Banyak Hal Tentang Makan Enak

ED
Jumat, 21 Juni 2024 | 08:03 WIB
Bagikan
Kecoa Bisa Mengajari Kita Banyak Hal Tentang Makan Enak

Menurut The Australian Dietary Guidelines, kita sebaiknya mendapatkan antara 15 dan 25 persen asupan energi kita dari protein, antara 45 sampai 65 persen dari karbohidrat, dan antara 20 sampai 35 persen dari lemak.

Hal ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi secara sekilas apakah komposisi makanan kita, atau makanan atau makanan tertentu, memiliki nutrisi yang seimbang sehubungan dengan rekomendasi ini.

Dan memungkinkan kita mengidentifikasi kategori makanan mana yang bertanggung jawab atas pengenceran protein dalam sistem pangan kita.

Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan ultra-olahanlah yang menjadi penyebab menipisnya konsentrasi protein dalam pola makan kita.

Pangan ultra olahan adalah pangan yang berasal bukan dari hutan atau ladang melainkan dari pabrik. Mereka berakar pada industri manufaktur, bukan pada pertanian atau pemanenan dari alam.

Mereka dirancang oleh para insinyur pangan bukan untuk menyehatkan tubuh manusia atau melindungi lingkungan, namun untuk memelihara dan melindungi keuntungan finansial bagi pemegang saham.

Sayangnya, dari sudut pandang keterjangkauan, penelitian menunjukkan bahwa kelompok berpendapatan rendah di Australia berhubungan dengan pola makan rendah protein dan karenanya terjadi kelebihan asupan energi secara spontan.

Mereka juga cenderung tertarik pada makanan ultra-olahan ini.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.