Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34

Desi Rossilawati
Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Bagikan
Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Jumlah korban tewas akibat runtuhnya tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) di ibu kota Guinea, Conakry, bertambah menjadi 34 orang. Sebelumnya, insiden tersebut dilaporkan menewaskan 30 orang.

Dilansir AFP, Rabu (26/8/2026), bencana tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) dini hari di kawasan Dar es Salam, Conakry. Hujan deras memicu runtuhnya tumpukan sampah berukuran besar hingga menimpa sejumlah rumah di sekitarnya.

Warga setempat mengatakan bahwa beberapa keluarga kehilangan banyak anggota sekaligus dalam peristiwa tersebut. Menteri Kesehatan Guinea Khaite Sall kemudian menyampaikan pembaruan mengenai jumlah korban.

Selain warga Guinea, warga negara Sierra Leone juga menjadi korban dalam bencana tersebut. Pemerintah Guinea berencana menggelar pemakaman massal bagi seluruh korban.

"Kami telah menghubungi Kementerian Luar Negeri, yang kemudian menghubungi Kedutaan Besar Sierra Leone untuk proses identifikasi warga negara mereka serta evakuasi jenazah," ujar Sall.

1.500 Keluarga Mengungsi

Runtuhnya tumpukan sampah tersebut juga memaksa sekitar 1.500 keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka. Pemerintah Guinea kemudian merelokasi keluarga-keluarga yang terdampak.

Beberapa hari sebelum kejadian, pemerintah sebenarnya telah mengumumkan rencana untuk memindahkan warga dan mengamankan kawasan di sekitar TPA.

Langkah tersebut disiapkan karena kawasan tempat pembuangan akhir itu menghadapi risiko tanah longsor. Namun, tumpukan sampah runtuh sebelum proses pemindahan warga dan pengamanan kawasan tersebut dilakukan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.