KAJIAN | Memahami Bid'ah (Bagian 2)

ED
Rabu, 29 Januari 2025 | 04:11 WIB
Bagikan
KAJIAN | Memahami Bid'ah (Bagian 2)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ.

"Barang siapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka merek itu adalah orang-orang yang zhalim".

Al Maidah 47,

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

"Barang siapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka merek itu adalah orang-orang yang fasik".

2. As Sunnah atau Hadits, yaitu sabda, perbuatan dan taqrir (persetujuan) Nabi Muhammad SAW. Keabsahannya sebagai dalil dalam agama bisa dibuktikan dengan berbagai ayat Al qur'an yang menjelaskan:

  • Perintah untuk mentaati Nabi SAW dan mengambil setiap hal yang diajarkannya kepada kita
Diantaranya adalah:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِي الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ

"Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ulul amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu".

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.